Sebenarnya aku malas sekali untuk menulis hal ini, selain itu juga ada yang sedikit protes tentang postinganku yang selalu biru :D , padahalkan warna tulisannya hitam, (buat Sofiyah sorri ya kali ini masih sama temanya) . Tapi hati ini tak bisa aku bohongi. Sudah 6 bulan terakhir ini aku merasa kurang bergairah. Hidup yang aku jalani hanya rutinitas saja, tanpa ada hal yang dapat memberikan kesan yang berarti. Aktivitas ku kini hanya rumah-kantor dan rumah. Semua kegiatan yang tak berkaitan dengan kantor praktis ku tinggalkan. Aku lebih senang berada dirumah mami, berkumpul dengan keluarga yang lainnya.
Dulu aku selalu pulang larut, biasanya sampai rumah jam 10.00 malam. Tapi kini aku selalu saja pulang on time. Aku selalu menolak untuk disuruh lembur, biasannya aku selalu saja lembur. Walaupun pekerjaanku sudah selasai, aku selalu saja pulang malam. Dengan alasan solidaritas aku menemani teman atau terkadang membantu menyelesaikan pekerjaan teman-temanku. Dulu aku selalu mampir hanya untuk sekedar nongkrong dan kongko-kongko dengan teman-temanku. Tapi kini, semua ajakan teman aku tolak, hingga akhirnya tak ada lagi teman yang mengajakku
. Dulu sehabis pulang kerja aku sempatkan untuk berolah raga ditempat kebugaran, tapi kini, jangan untuk berolahraga, pulang lewat dari jam 5.30 wib saja aku udah protes abis-abisan.
Teman-teman kantor ku bilang kalau aku kini berubah total. Aku lebih banyak diam, dan hanya bicara seperlunya saja. Pernah ada salah seorang teman kantorku minta maaf kepadaku. Dia pikir aku marah padanya, karena aku jarang sekali tegur sapa dengannya. Padahal dia sama sekali tak bersalah. Makanya untuk mencegah kesalah pahaman terjadi lagi, kini aku menaruh tulisan “Please Don’t disturb me” di meja kerja ku :D saat tamu hatiku datang. Mungkin ini terkesan arogan atau egois ya. Tapi sekali lagi aku tak bisa menutupi kondisi hati ini. Aku hanya ingin diam dan sendiri. Menikmati kesendirianku, kegelisahanku, kegalauan hatiku.
Mungkin inilah puncak dari kepenatku selama ini. Atau karena selama ini aku selalu lari dari kenyataan, tanpa pernah berani untuk menghadapinya. Memang dulu aku selalu berlindung dibalik punggung sahabat-sahabatku. Setiap ada masalah yang menghadangku aku selalu merengek, mengadu pada mereka, tanpa pernah berusaha untuk menghadapinya sendiri. Dan kini setelah mereka semua tak berada disisiku, aku seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Berjalan tanpa pernah tau apa yang akan aku perbuat. Aku merasa sendiri ditengah keramaian yang ada. Saat disekelilingku tertawa, bersenda gurau dan bercengkrama dengan yang lain, sekali lagi aku memilih untuk menyepi dan menyendiri. Menyelami relung-relung hati ini. Tak jelas memang apa yang aku lakukan, tapi setidaknya hanya cara ini yang selama ini aku anggap paling effektif.
Salah satu temanku pernah menyuruhku untuk mengambil cuti kantor, dan melakukan Refreshing. Aku coba untuk melakukan hal itu, tapi ternyata belum bisa untuk merubah situasi hatiku. Ah lebih baik aku nikmati saja, hingga rasa ini bosan bersemayam di hatiku dan pergi dengan iklas dari hati ini untuk selama-lamanya
.
“Allahumma Adh hib Anni Minal Hammi Wal Hazam Amim”
Ya allah hilangkan dariku sifat cemas dan takut
Sudut ruang kantor saat ku sendiri
Dulu saya pernah mengalami seperti ini. Emang kadang kebosanan selalu menghinggapi kehidupan kita . Tapi, jalani aja. Sembari tetap berserah diri kepada-Nya. Banyak2lah berdoa, untuk kebaikan diri sendiri, maupun orang lain. Saya pernah membaca pepatah begini :
Obat yang paling mujarab untuk menghilangkan kesedihan sendiri adalah dengan menghilangkan kesedihan orang lain…
Tetap semangat ya…
ternyata Pertamaaaxxxxxx….
cemas dan takut itu bisik bisik setan mas yang akan membuat manusia lupa akan pegangan abadi ALLAH… yok pegang tangan saya dan bangkit
wah…wah…memang benar-benar tempat merenung ni….
ga bergairah lagi mungkin karena lagi ga punya arah tujuan yang jelas dalam hidup ini kali ya, karena apa yang kemaren2 dikejar mungkin cuma memberi kebahagian yang semu aja kali ya, cuma kebahagiaan sementara aja. coba aja merenung..dan merenung lagi..mencari lagi arah tujuan hidup yang ingin dicapai…insya Allah kalau arah tujuan dah ketemu lagi, hidup bisa bergairah lagi ya…
Abi….jangan sedih dunk
btw diriku lagi dijakarta…ayo..ayo…kita ketemuan
Assalamu’alaykum
kakak..,
kakak tulisannya selalu menyentuh..,
jadi terharuT_T
Seorang laki-laki kak..,
bukannya dianggap kuat kala dia bisa mengangkat batu.., merusak pohon..,
tapi kala dia bisa menahan emosinya menahan amarahnya
dahulu ada laki-laki minta nasihat kepada Rasululloh..,
ausini..
lalu dijawab berkali kali (faradda mararan) laa taghdhob
kakak itu kuat.., kakak hebat kakak sudah berani minta ma’af kah?
itu adalah suatu keberanian yang luar biasa..,
afwan kakak vee baru baca postingan kakak vee dirumah leptinya dibawa mbak..,
kakak jangan larut2 dalam masalah ini..,
ana juga tahu kak rasanya sakit pengen hilang dari dunia sejenak..,
merasa paling buruk..,
tapi jangan korbankan temen kakak..,
kasihan mereka.., menyendirilah sejenak..,
tapi jangan lama-lama..,
Klo perempuan biasanya nulis diary..,
trus lihat bintang deh kak..,
lihat alam..,
lihat cipta’an Alloh betapa Alloh sayang kita..,
Betapa kita kecil bersalah..,
menagislah kak..,
menangislah di hadapan Alloh..,
kakak minta ma’af sama teman kakak..,
lalu terserah teman kakak mau ma’afkan apa tidak..,
satu lagi..,
klo sedih jangan malah menghitam loh menghijau ajah or membiru..,
he he lebih ceria getho ^_^
lho an ini ngomong apa aja toh..,?!
[...] *Ada beberapa kata yang bukan milikku sendiri semangat kak abi [...]
Ndut…
Loe kenapa….
Ini bukan ndut yang gue kenal….
Get-up, Chear-up…
tenang bi, masih ada kenuzi50, mbake, mbak aling, mbak upik, mas nug, mbak rindu, mas sunar, mbak ria… dan banyak lagi yang akan nemani abi di dunia maya…. hiks…hiks…. jadi
bi, ayo ah…. semangat…!!!
dunia akan tersenyum ketika melihat abi tersenyum, dan dunia tetap tersenyum ketika abi bersedih… (nah, rugikan kalau bersedih bi…..)
sekali lagi ah, biar abi gak sedih…..
Kenapa mas Abi…???
Perasaan yg tidak bahagia seperti cemas dan takut sangat mungkin utk memberikan dampak trhadap distribusi kalsium di dlm tubuh dan selanjutnya akan berakibat kerusakan pd gigi. (Dr. William Mark G)
Ga pgn giginya bolong2 kan mas??
Ayo.. bangkit bersama Kami
Mas Abi.. coba kasih ruang buat istirahat, refreshing sejenak.. Karena aku juga ga mau Mas Abi down gitu.. Keep your spirit, semangat semangat semangat.. Perlu digendong? xixixi..
kak abi..,
SEMANGAT!!!!!!!
hiks hanya itu yang bisa vee lakukan..,
barakallohufik..,
Kakak, aku tau caranya, kalau aku lagi sedih, galau, biasanya menghibur diri sendiri, kakak lihat ja di blog aku..
@kak Sofi
setuju dengan kak Sofi, terus semangat!
Lho ini beneran Adikku Abi ? Aku kenal dia sebagai Abi yang selalu bersemangat… Ayo Abi.. semangaaaat..!
Mbake yakin Abi tahu langkah yang terbaik .. Cuma ninggalin olahraga itu yang mbake nggak setuju..karena kalau galau.. lai dirundung sedih mestinya harus olah raga agar tetep sehat badannya..
Minum vit C ya Abi..(kluar deh aslinya)
hmm,,,,
coba deh liat posting terbarukuw
kesendirian itu kadang bikin kuat
^_^
njiplak dikit ga pa kan???
*kabuuuurrrrr
Mas Abi,
Mudah2an sekarang sdh tidak galau lagi, lihatlah begitu banyak sahabat yang care dan memberi semangat disekitar mas Abi…
Jangan lupa setiap harinya diulang niat bekerja: ikhlas untuk mencari ridha Allah semata,insyaallah dimudahkanNya.
Kayaknya memang harus refreshing dulu sebentar mas
Resah,gelisah,jenuh adalah makanan sehari hari orang hidup. Yang penting saat seperti itu jangan sampai kita tergelincir pada perbuatan yang mengakibatkan kita menyesal nantinya. Lari sebentar keluar dari lingkungan adalah salah satu jalan untuk menghilangkannya. Malam…solat untuk menenangkan diri ( kalau kamu Islam ). Atau berdoa panjang sebelum tidur (kalau kamu nasrani). Salam kenal.
tetap harus semangat yah,,aku pun merasakannya spt ini tp dg diiringi sholat dan brdoa membuat hati mnjadi damai dan berfikir positif memang tdk mudah bwt smua itu kembali normal tp percayalah allah swt sllu bersama kita dan percaya akan indah pada waktunya…aminnn
ihhhhh….curhatan.y bener.2 galau tingkat dewa….
jadi sedihhh…hmmmmmmmm
hihihihiihihi…
abis enggak punya pulsa jadi galau deh
btw thanks ya mbak…
@ anthieda
Pastinya seperti itu mbak… thanks ya sudah sudi mampir