Akhir-akhir ini aku sungguh merasa heran, dengan orang lain yang mengusik kesendirianku. Apakah aku salah jika aku memilih untuk sendiri dan menikmati kesendirian ku ini. Apakah aku harus meminta ijin dahulu jika aku ingin sendiri, berjalan sendiri kemanapun aku mau, dan menikmati kesendirianku itu. Orang terdekatku pun tak pernah protes tetang hal yang aku lakukan ini. Tapi justru orang lain yang memprotesnya, menyindirnya, bahkan hampir memancing emosiku untuk meledak. Padahal aku merasa selama ini aku tak pernah menggangu dirinya, aku tak pernah membuat dirinya merasa tak nyaman. Dan apakan jika aku mempunyai teman,aku harus mengumumkan ke khalayak ramai. Memberitahu or bahkan menginformasikan kepadanya. Aku rasa itu bukan suatu hal yang penting. Aku mau punya teman, atau tidak mempunyai teman, seharusnya tidak mengusik dirinya. Aneh…. benar-benar aneh menurutku. Apa sih salahku hingga dirinya mengusik kesendirianku ini.
Sebenarnya aku tak mau mempedulikannya, tapi entah hari ini dia telah memancing emosiku untuk bergejolak. Untunglah aku masih sanggup untuk meredamnya. Dan akhirnya aku memilih untuk pergi. Terkadang aku bertanya, kenapa sih dia melakukan hal itu, padahal selama ini aku tak pernah mengusik dirinya, mau seperti apa dia, atau mau bertindak bagaimana dia. Tetapi hal yang berusan terjadi sempat membuat hati ini panas membara.
Memang kenapa sih kalau seseorang ingin sendiri. Apakah orang yang sendiri itu sudah pasti tidak memiliki teman. Atau orang yang berteman harus kemana-mana bersama temannya. Aku rasa tidak. Setiap orang mempunyai caranya sendiri untuk menikmati kehidupannya. Setiap orang mempunyai kreativitas sendiri untuk menjalani kehidupannya. Ada yang ingin sendiri saja, berjalan sendiri dan menikmati kesendiriannya. Seperti diriku ini. Aku memang tipe orang yang senang sekali kemana-mana sendiri. Bahkan ketempat ramai sekalipun, seperti halnya mall, nonton, atau bermain bowling. Entah kenapa aku merasa nyaman dan tidak merasa kesepian. Tapi bukan berarti aku tidak mempunyai teman. ah… tapi biarkan saja, selama aku menikmatinya, aku tidak merasa sendiri, dan aku tidak merugikan atau membuat orang lain sakit. Mau aku memiliki teman atau tidak biarkan saja aku yang tahu. Yang pasti selama ini teman-temanku selalu setia menemaniku dan mereka tidak pernah protes dengan sikapku ini.
Aku hanya berharap buat, orang-orang yang senang sekali mengurusi kesendirian orang lain. Hendaknya mereka itu menghentikan apriorinya. Sudah lah biarkan saja, lebih baik mengurusi diri sendiri saja. Jangan pernah mengusik orang lain dan jangan juga mengatur kehidupan orang lain.
Walah kok tulisanku kali ini banyak ngedumelnya… mungkin karena aku ini sudah jarang sekali menulis sehingga kehabisan bahan….. wakakakak… Sekali lagi maaf loh..ini hanya sekedar mengekspresikan kekesalan ku saja, agar tidak menjadi jerawat nantinya.. hi..hi..hi.. Ya beginilah caraku untuk meredakan emosi ku. he….h.e….he. Aneh ya..
Terkadang memang kita membutuhkan kesendirian untuk menenangkan pikiran…Tapi kebanyakan menjadi seorang yang sendiri itu menyakitkan,karena merasa terabaikan oleh yang lain,sepertiku ini…Ha ha
main ke blog ku juga ya
Positive thinking aja Mas Abi…
Anggap aja berarti orang itu care ama mas…
Sabar…..benar komentar Toto di atas, positive thinking aja.
Orang-orang yang meributkan itu berarti masih menyayangi Abi.
Tapi saya juga memahami, karena saya juga pernah mengalami, entah kenapa, sepertinya kalau sudah berkeluarga itu merupakan pencapaian tertinggi, padahal banyak hal lain yang layak dilakukan. Dan hak masing-masing untuk menentukan kapan mau mengakhiri kesendirian itu
Memang ada waktunya, kita harus memberikan kebebasan pada siapa saja, termasuk teman, saudara, atau keluarga…utk menjalani/menikmati kesendiriannya… Tapi kadang, malah orang lain yg sok repot pingin ngurusin kita…hwalah jadi gak nyaman rasanya… So..tetep semangat utk jalani apa yg memang benar2 kita inginkan… Selamat menjalani kesendirian yaa Mas…
Salam hangat dan damai selalu…
Iya Mas… Di dunia maya ini, aku malah banyak temen…hehe
Tapi di dunia nyata pun, sebenernya juga banyak temen… Cuma udah beberapa tahun ini…aku jarang kumpul sama mereka… Bahkan hampir tiap hari, aku cuma habiskan waktuku…dgn kesendirian….
Kadang…kesendirian itu, terasa sekali nikmatnya…
kadang kita perlu sendiri untuk menyesapi hidup sampai ke intisarinya bi…
semangat ya
Kadang ekspresi kepedulian sering berubah bentuk jadi intervensi privacy orang lain.. Ambil positifnya aja Bi. Itu tandanya orang care sama kita. Emang susah kalo jadi selebriti… Huahahaha…
kak abii.. apa kabar?