13 Mei lalu aku mendapatkan sebuah sms dari seorang teman, dia mengirimkannya pagi hari, tapi sayang karena hpku tertinggal (kebiasaan buruk yang belum bisa kuhilangkan) maka aku membuka setelah aku pulang sekitar pukul 20.30 WIB. Isi sms itu berbunyi:
Sahabat adalah dia yang menghampiri kita ketika seluruh dunia menjauh, bukanmenghampiri kalau sedang butuh, karena persahabatan itu seperti tangan dengan mata. Saat tangan terluka maka mata menangis, saat mata menangis maka tangan menghapusnya.
“Selamat Hari Persahabatan Sedunia”
Kirim ini ke semua teman-teman yang kamu sayangi, jika aku salah satunya, agar dikirim balik! Lihat berapa banyak kamu mendapat balasan. Kalau lebih dari 7 artinya “U are loveable” Friends Forever.
Lumayan panjang memang, tapi aku rasa cukup bermakna. Maka tanpa berpikir panjang aku teruskan sms ini kebeberapa nomor yang ada phone book ku, termasuk ke seorang teman yang mengirimkan sms ini ke diriku. Terutama orang-orang yang telah lama sekali tidak aku hubungi, ya lumayan ada bahan untuk menyambung tali silaturahmi, pikir ku saat itu.
Keesokan paginya aku nyalahkan kembali hpku (kebiasaan ku kini kalau malam selalu mematikan hpku), dan ternyata ada 5 sms masuk, wah ternnyata sms yang sama dari beberapa temanku yang sudah aku duga sebelumnya kalau mereka akan mengirimkan sms itu balik (thanks guys). Sambil berharap-harap cemas, aku menunggu sms yang sama masuk ke hpku, tapi hingga malam hari, ternyata aku belum juga mendapatkan sms itu kembali, apa memang aku ini bukan loveable ya
.
Akhirnya aku memutuskan untuk mengirimkan sms ancaman (kalau ada yang mau tanya ancamannya apa, itu rahasia, pastinya bukan ancaman pembunuhan, atau terror bom loh
) kebeberapa orang teman, termasuk yang di Surabaya dan di Jember (hik..hik..hik.. sorri ya mbak, btw thanks loh mbak udah mau ngirim), sebelum aku mematikan hpku. Dan ternyata pagi harinya aku mendapatkan beberapa sms itu lagi dan total sms yang aku terima lebih dari 7 sms. Hore ternyata aku ini seorang loveable donk, sambil nyengir kuda enggak jelas. Ya…. Walau sedikit memaksakan diri untuk mendapatkan “I am loveable”
.
Thanks ya buat temen-temenku yang udah mengirimkan balik sms itu padaku, termasuk temen-temen yang mengirimkannya setelah mendapatkan sms ancaman atau sogokkan
. Dan buat teman-teman yang belum mengirimkan balik padaku, masih aku tunggu loh he..he..he.. (batas waktunya masih lama kok sampai pilpres mendatang
).
Sekali lagi aku hanya mau bilang bahwa sms ini bukanlah alat pengukur sebuah persahabatan atau menjadikan loveable untuk seseorang, karena bagiku persahabatan tidak bisa diukur oleh alat apapun, persahabatan itu hanya bisa kita rasakan, dan pastinya persahabatan itu sangatlah indah. Kalaupun aku mengirim sms ini ke teman-teman semua karena aku ingin temen-temen tahu, bahwa teman-teman sangatlah berarti bagi diriku, Karena teman-teman telah mewarnai kehidupanku.
Sebenarnya aku tidak mengharapkan untuk menjadi loveable kok (masa sih
), karena aku tau kalau dihati teman-teman aku ini memang loveable (GR.com), meski teman-teman belum mengirimkan kembali sms itu ke diriku
Celoteh Sahabatku