KEHIDUPAN KU

21 11 2008

Saat ini aku sedang menata kehidupanku kembali, setelah hampir 1 tahun ini aku terpuruk. Kini aku mulai membuka diriku kembali untuk mencari teman-temanku yang selama ini, tanpa ku sadari ku telah meniggalkanku. Ku terhanyut oleh masalahku sendiri, ku terbuai oleh masalah yang menderaku, akibat kebodohanku. Ku menikmati rasa sakit yang selama hampir 4 bulan ini selalu mendera dihatiku. Tanpa pernah memperhatikan sekelilingku.

Tanpa sepengetahuanku, mereka semua protes dengan sikap ku, mereka semua mencoba menegurku, tapi aku tak pernah menggubrisnya. Aku asik masuk dengan kesendirianku, tanpa pernah mau terusik dengan yang lain, termasuk mami, adikku, sahabatku dan kekasihku. Aku merasa bahwa duniaku telah usai. Aku tak ada gairah untuk meneruskan kehidupan ini. Yang kulakukan setiap hari hanyalah rutinitas tanpa jiwa.

Satu hal yang aku senangi sekarang adalah mengadu pada sang khalik atas apa yang saat ini terjadi. Hanya pada-Nya lah aku bisa ungkapkan semua kegelisahan hati yang menghimpit dadaku. Hanya pada-Nya lah aku bisa puas menangisi kebodohanku, mengakui kekejianku, dan berterus terang tentang dosa dan kehinaan yang selama ini aku lakukan. Dia lah yang sekarang kujadikan sandaran hidupku. Dengan mendekatkan diri pada-Nya, kini mulai kutemukan arti hidup yang sebenarnya. Walaupun terkadang aku tersandung, tertusuk krikil tajam, dan tak luput pula aku terjatuh untuk menuju ke keribaan-Nya dan semua itu kurasakan begitu berat. Tapi ku telah bertekad untuk tidak menyerah dengan semua ini. Ku akan tetap lalui jalan itu walau aku harus mendapatkan rintangan hawa nafsu dan kekejian hatiku.

Ya Rabb jangan pernah kau kembalikan aku dalam lumpur kenistaan, setelah kau selamatkan aku. Jangan pernah kau tutup pintu hati ini lagi setelah kau buka. Ya Rabb dengan kuasa-Mu kau pertemukan aku dengan seseorang yang membuat aku begitu menyanginya, begitu menghormatinya, hingga aku menganggap dirinya sempurna. Kau berikan rasa yang belum pernah aku terima. Dan dengan Rahmat-mu kau pisahkan aku dengan dirinya, hingga itu membuatku gila, terpuruk, merana dan bahkan hampir ku melakukan tindakan keji, yang tak mungkin aku bisa memaafkan diriku sendiri. Akhirnya dengan Hidayah dari-Mu kau sadarkan aku. Kau semalatkan aku, kau ijabahkan doa-doa ku selama ini.

Ya Rabb aku sadar bau busuk itu masih melekat pada diriku, dan bau busuk ini akan membuatku dijauhi, serta entah kapan bau ini akan menghilang dari tubuhku. Wahai Arahman, Arahim aku percaya kau tak akan memberikan cobaan melebihi kekuatan umatmu. Ya Algofar… Ampunilah aku yang telah meninggalkan-Mu, yang telah melupakan-Mu. Ku akan berusaha untuk memenuhi janjiku pada-Mu, yang setiap menghadap-Mu selalu ku Ikrarkan. “Sesusungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Mu Ya Rabb”.

Agung, Aji makasih, kalian sahabat terbaikku, kalian tak pernah berhenti menyakiniku dan memberikan semangat. Kalian tak pernah mau peduli aku ini siapa, bagi kalian keceriaanku adalah yang utama. Sayangku maaf aku, aku telah mengabaikanmu.. kau tak pernah protes, kau selalu setia menunggu aku. Kaulah satu-satunya wanita yang mau menerimaku apa adanya. Mulai kini aku akan memperhatikanmu, aku akan penuhi janjiku padamu, tuk mengarungi bahtera hidup ini bersamu hingga akhir hayatku. Ku takan pernah menyianyiakan dirmu lagi. Pengorbananmu telah membukakan mata hatiku. Ku akan menjagamu, membuatmu bahagia hingga akhir hidupku. Sisa umurku ini akan ku berikan Untuk mu. Kau lah yang kedua setelah sang Khalik yang menjadi tujuan hidupku kini…


Aksi

Information

3 responses

27 11 2008
erander

Tentunya .. pelajaran berharga itu akan begitu membekas dihati sanubari .. dan alangkah naif-nya kita kalo hal yang berbekas itu harus terjadi kembali. Saya yakin .. orang² yang mensyukuri nikmat-Nya tidak akan kembali ke kesalahan yang sama.

Mungkin itulah takdir hidup yang harus dijalani. Agar membuat kita tahu mana arah yang sebenarnya ditunjukan pada kita. Semoga .. orang² yang ada disekitarmu menyambut kembalinya jati diri mu yang sejati.

Selamat menempuh hidup baru🙂

Makasih mas…
bukan membekas lagi …. udah pake cor betton he…he..

btw thanks ya….

27 11 2008
Priscila

Dear Ndut,

Apa yang kamu alami sekarang aku alami. Mungkin Cinta ke-2 dalam hidupku hadir pada saat aku kehilangan cinta pertama. Begitu manisnya sampai kita sering mengabaikan kelemahan2nya, mendukung setiap langkahnya walaupun dia menganggap upaya kita masih kurang, dan bersedia menikmati sakitnya diperlakukan salah. Dalam waktu bulan, hidupku berubah sama sekali dan mencapai satu titik dimana aku membentengi diri dari cinta. Namun aku sadar bahwa aku tidak boleh terpuruk dalam cintaku, aku harus berada di antara cinta mama, papa, dan sahabat2 yang selalu melindungi. Kita sangat beruntung dalam hidup meskipun buntung dalam cinta. Yang penting sekarang adalah aku sudah berusaha sekuat tenaga, pikiran, dan hati untuk menunjukkan cintaku padanya. Tidak soal bagaimana perlakuan dia terhadap aku. Tuhan pasti mengerti lebih dalam luka dalam hati kita masing2 dan akan memberikan yang terbaik bagi kita. Thank’s God you find the way out! I hope I can feel the same.

duh jeng pris…
kok malah curhat sih… tapi saya prihatin deh atas yang terjadi… Gagal donk makan enaknya…

1 12 2008
Priscila

Ndut,

Kemarin waktu aku telp kamu, aku tuh udah ga tahan dengan sakitnya hati ini. Di satu sisi aku sangat3x mencintai dia, di sisi lain kecewa sangat dalam karena tidak percaya kok dia tega memperlakukan aku yang dia cintai(katanya) seperti ini……. Akhirnya aku ambil satu keputusan bahwa dia lebih baik tanpa aku. Aku penyebab semuanya, aku ga mungkin salahkan dia. Dia tidak akan punya beban untuk menikah denganku sehingga tidak perlu melakukan kebohongan lagi. Dia juga akan bebas melakukan apa saja tanpa ada yang menasehati lagi. Dia tidak butuh aku, yang dia butuhkan adalah kekayaan. Aku hanya akan menjadi peri penolongnya saja.

Kapan ya aku bisa curhat sama kamu?
Aku seeeediiiiiiiiiihhhhhhh buangeeeeeet……………
Belum tau sampai kapan sedih itu akan hilang…..
Tolong hibur aku ya….
Thanks berat ya…

hmmm
cek..cek..cekk..ce

Gimana ya… coba nyanyiin lagunya glen fredly sedih tak berujung…. dan lagunya aknes monica matahariku…

mungkin bisa terhibur…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: