KEBOHONGAN KU MERUSAK SEMUANYA

9 02 2009

Perasaan bersalah ini selalu menghantuiku. Karena kebodohanku, aku telah membuat hati orang lain terluka. Padahal beliau begitu baik, beliau tak pernah menyakitiku, bahkan beliau begitu perhatiaan pada diriku. Teman… maafkan aku, aku telah membalas air susu yang kau berikan dengan air tuba. Sms terakhir mu menggambarkan betapa sakitnya hatimu karena ulah ku. Aku sadar teman aku telah banyak melukai hatimu, selama perkenalan kita. Andai saja waktu bisa aku putar kembali, mungkin aku akan merubahnya, dan tentu saja aku tidak akan melakukan hal bodoh tersebut.

“Bi… Jangan pernah samakan kehidupan aku dengan dirimu, karena kehidupan kita berbeda dan takkan pernah sama” inilah kalimat terakhirmu… Ah.. Kalau saja engkau tau apa yang aku rasakan saat itu. Teman…, Aku tak bermaksud menyamakan kehidupanku dengan kehidupan mu. Aku sadar siapa aku. Kala itu aku benar-benar takut, engkau akan terjerumus karena ulahku, dan bisa menghancurkan keluargamu. Aku yang memperkenalkan kehidupan hitam itu. Aku yang meracunimu dengan racun yang berkedok madu. Yang begitu manis awalnya tapi ternyata membawa sejuta bencana. Tapi aku salah, ternyata engkau begitu kuat untuk tidak terbawa arus itu.

Jujur teman saat ini aku rindu dengan mu, ingin aku menelponmu atau hanya sekedar smsmu. Tapi aku takut, aku takut karena kesalahan ku begitu besar padamu dan pada keluargamu. Aku telah membohongi dirimu. Ya …. Aku telah mengawali perteman kita dengan satu kebohongan, dan agar tak terbokarnya kebohongan itu, aku terus menutupinya dengan kebohongan-kebohongan lainnya. Hingga akhirnya aku tak kuat dengan kebohongan yang aku ciptakan sendiri. Dan aku mengakuinya didepanmu, bahwa selama ini aku telah berbohong. Aku sadar kalau dengan begitu aku akan kehilangan pertemanan kita. Itulah resiko yang aku harus tanggung dari pilihan yang ku jalani.

Aku bisa mengerti kalau hal ini membuatmu begitu sakit, aku takan pernah menyalahkanmu atas sikapmu, bahkan aku berterima kasih atas apa yang kau lakukan. Engkau lah yang membuat aku berubah. Kau lah yang membuat aku bertekad untuk keluar dari kubangan lumpur yang membuatku terlena selama ini. Cerminan kebahagian keluargamu mengusik relung terdalam hatiku. Memotivasiku untuk segera mengakhiri semua keterlenaanku selama ini. Sakit hatiku karena perlakuanmu, menjadi benteng kokohku untuk tidak ingin mencicipi kubangan itu lagi . Dan menjadikan sandaranku untuk kembali ke jalanNya disaat aku terjatuh dan terbuai jerat-jeratnya yang begitu menggoda. Teman…, Aku senang sekaligus sedih bisa mengenalmu. Aku senang karena kau telah mengembalikanku kejalanNya, dan aku sedih kenapa mesti kamu yang menjadi tumbalku untuk aku kembali.

 

Maafkan aku atas apa yang aku lakukan kepadamu, aku telah menodai kehidupanmu dengan tinta hitam, yang mungkin akan memberikan kesan buruk. Maafkan aku yang menyakiti hatimu hingga kau begitu sakit dan berniat untuk membalasnya. Kalau saja kala itu kau membalasnya , mungkin perasaanku takan seperti ini. Tapi…, kau tak melakukannya, kau tak jadi melaksanakan niatmu. Kau hanya diam.. diam dan diam. Tahukah engkau teman, sikap diammu itu membuatku semakin tersiksa. Tersiksa dengan perasaan bersalah yang hingga saat ini belum bisa aku atasi. Hingga terbawa dalam alam sadarku. Beberapa hari belakangan ini, keluargamu menghampiriku dalam mimpiku, meminta pertanggung jawaban ku atas apa yang telah ku lakukan padamu.

 

Teman…., kalau kau membaca tulisanku, sudilah kiranya kau memberiku kabar bahwa kau telah memaafkan semua kesalahanku. Agar gundah hati ini menjadi terobati. Dan kegelisahan ini akan bisa ku atasi. Kini disetiap selesai sholatku, tak lupa kupanjatkan doa untukmu dan keluargamu. Meminta padaNya untuk selalu melindunginmu dan keluargamu. Mungkin doaku bukanlah doa kaum tabiin yang langsung di ijabah olehNya, tapi setidaknya, hal ini bisa membuat rasa bersalah ini sedikit berkurang.

“Ya Rahman, ya rahim… melalui tangannya lah Kau kembalikan aku kepadaMu, sudilah kiranya Kau berikan perlindungan pada dirinya dan keluarganya, karena perlindunganMu lah yang hakiki. Berikalah yang terbaik untuknya dan keluarganya, jagalah keutuhan dan kebahagian keluarganya yang selama ini tercermin dan membuatku iri. Ya Rab… sampaikanlah permohonan maaf ku pada dirinya dengan caraMu yang paling bijaksana. Hanya dengan kemurahanMu lah aku bisa mendapatkan maaf darinya sebelum hidupku didunia ini berakhir. Engkaulah pemilik hati dan Engkaulah yang membolak-balikan hati ini. Jangan kau tutup hatinya untuk memaafkanku, aku takut akan pengadilanmu. Rab… aku sadar timbangan amalku belum cukup untuk menutupi dosa-dosaku, jangan kau biarkan dia meminta amalku karena dosa yang ku lakukan padanya di pengadilanMu kelak.”

 

 

 

 

Catatan kecil sudut kota Palembang

 

 

 

 


Aksi

Information

24 responses

9 02 2009
M Shodiq Mustika


Aku telah mengawali perteman kita dengan satu kebohongan, dan agar tak terbokarnya kebohongan itu, aku terus menutupinya dengan kebohongan-kebohongan lainnya. Hingga akhirnya aku tak kuat dengan kebohongan yang aku ciptakan sendiri.

semoga dengan tulisan yang sudah di tulis itu kita bisa belajar untuk tidak berbohong, karena nya kalau sudah berbohong satu kali akhirnya akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan tersebut,
sepandai-pandainya menyimpan rahasia itu akan terbongkar dengan sendirinya

Abindut:
Benar sekali mas.. Dan penyesalan itu datang terlambat…

9 02 2009
ernalilis

Abi.. Kok kayaknya nyambung dengan posting mbake ya?
Kecerobohan kita kadang bisa sangat menyakiti orang lain..
Aku kira Abi sdh bener, doa.. itulah persembahan yang paling tinggi.. tetap doakan dia Abi..meski dia gak pernah bilang kalau dia memaafkanmu.. suatu saat dia akan tahu penyesalanmu..

Abindut:
Makasih mbake.. sekarang hanya doa yang bisa kulakukan, aku terpaksa memposting hal ini.. Smoga saja beliau mau memaafkanku mbake…

9 02 2009
kweklina

Saya takut berbohong dan paling benci dibohong hehehe

Satu kebohongan setidaknya memerlukan 13 alasan untuk menutupi satu kebohongan.

Bicara dengan kepala dingin, mudah-mudahan masih ada pintu maaf. tapi setidaknya sudah berani berterus terang…setidaknya tak larut dalam kebohongan.

“Melukai seseorang itu gampang sekali, yg sangat sulit adalah menyembuhkannya”

Abindut:
bener sekali mbak aling..
itulah kenapa saya menyesal sekali. sekarang semuanya sudah terlambat, smoga saja saya masih mendapatkan maaf dari beliau, dan beliau masih mau bersilaturahmi dengan saya…

10 02 2009
Heru

semoga dengan adanya postingan ini beliau baca dan memaafkan mas abi.

Abindut:
Amin… Makasih doanya mas..
itulah yang saya harapkan dan bisa bersilaturahmi lagi dengan beliau…

11 02 2009
Ririn

Wah pas banget dgn postingan terbaruku, mampir ketempatku mas Abi…!!🙂

Abindut:
Oke saya ke TKP deh sekarang
*Jurus langkah seribu*

12 02 2009
uki21

yah.. kebohongan…. dosa yang terus berikat, sehingga sekali berbohong akan terus berbohong untuk menutpi kebohongan yang lain..

Abindut:
Bener mas… smoga ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua.. Sekali bebohong akan terus-dan terus hingga hal itu terbongkar…

12 02 2009
shofiyah

Assalamu’alaykum..,
kata-kata yang bagus..,
salut kepada orang yang mau mengakui kebohongan..,

salam kenal shofiyah..,

abindut:
Walikumsallam..
salam kenal kembali… makasih udah sudi mampir…
nanti saya berkunjung kesana…

12 02 2009
Dede Dim-Dim ^_^

Memang kejujuran sepahit dan sesakit apapun jauh lebih baik dari pada kebohongan itu sendiri ya mas, dan “saya tau apa yang dirasakan mas sekarang”….( no comment dengan “_____”😀 )makanya hanya dengan memanjatkan doa kepada ‘pemilik setiap hati’ rasa bersalah itu semoga dapat dikikis walau kita tau butuh waktu yang entah sampai kapan untuk memangkas semua rasa bersalah tersebut…..dan semoga kita masih diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki segala kesalahan yang pernah tertorehkan ya mas🙂

Abindut:
Smoga aja ya dede..
makasih ya.. dede…
duh lagi enggak bisa komen banyak nih😦

12 02 2009
Ria

Abi…I’m coming🙂

mmm…lagi ngomongin kebohongan? ak bener2 takut untuk kata itu bi, walaupun terkadang harus berbohon untuk kebaikan *bukannya memang gak ada bohong yang baik walau kedoknya kebaikan* aku tau kamu tidak pernah senggaja untuk berbohon, kita semua sedang belajar untuk tidak berbohon….kamu aku dan semua orang…semangat ya bi…kalau dia telah sembuh dari lukanya, percaya dia akan kembali menjadi temanmu dan yakinlah dikala dia kembali dia akan jadi teman sejati yang telah mengerti karaktermu.

kangen juga sama somaynya

Abindut:
Smoga aja ria, itu yang aku harapkan.. Smoga dia mau memberikan kesempatan kedua buatku..
BTW Thanks Ria buat supportnya…
Somay…
Boleh-boleh sebelum beralih ke empek-empek nih..😀

13 02 2009
Semua Untukmu

Sekali berbohong, akan berlanjut pada kebohongan selanjutnya…
Untuk itu jujurlah padaku….*wakakakakkkk…*

Abindut:
Bener banget mas…, kalau kata temen jujurlah dari awal sekali…
BTW itu penggemar raja ya..
Raja.com😀

13 02 2009
ahsinmuslim

aku siap ulurkan tangan ini jika kau butuhkan sobat.

kebohongan yang telah terjadi, cukuplah menjadi pelajaran berharga dalam hidup kita sobat. ambil hikmah yang ada. jangan buat ia menjadi beban yang akan menghancurkan mimpi kita.
“Yesterday is a history. tomorrow is a mistery. today a gift that why we call it present”.

jadi bersemangatlah.
semoga sang sahabat datang dengan senyum keikhlasan.

Abindut:
Makasih sobat uluran tanganmu akan kusambut dengan senyum kebahagian..
Senang sekali dengan kata-katamu, jadi aku tebalkan ya..
Terimakasih atas doanya smoga beliau berkenan datang dengan pintu maaf buatku… amin…

13 02 2009
tokoeasy

semoga semua akan berakhir baik ya..
ga usah sedih.
kita ke pempek candy yuk.
makan2 biar sedihnya ilang😀

Abindut:
Makasih atas kunjungannya dan supportnya…
wah mau banget, ayuk-ayuk… biar saya teraktir deh…😀

14 02 2009
kenuzi50

bi, aku maafkan kok bi….. jangan sedih yah…. (ini tentang paha ayam bukan…???)

Abindut:
Makasih kang atas maaf mu, tapi kalau soal paha ayam itu bukan salah say, lah wong udah ada di meja makan kok. Dari pad mubasir dimakan aja sekalian

14 02 2009
kenuzi50

bi, template baru yah….? kok, namaku gak ada di daftar teman sih bi….( gantian jadi sedih….:()

Abindut:
hik..hik..hik.. maklum masih baru belum familiar nih, masih meraba…😀

14 02 2009
kenuzi50

horeeeeeeeee, HETRIXXX…… berarti dapat sepiring siomay gratis kah..???

Abindut:
Ha..ha…ha somaynya udah habis… kalau diganti tekwan atau empek-empek mau enggak, sekalian promosi nih gratis loh…🙂

14 02 2009
ernalilis

Lho kaget aku…
ada yang berubah..Kok jadi mirip-mirip rumahnya Kang Uzi ya?
Na jadi ngantuk juga Ni…

Abindut:
he..he…he.. sesuai suasana hati, lagi kela, nih… hik..hik..hikk
Waduh mbake jangan tidur disini donk nanti kalau yang dirumah tau gimana?😀

15 02 2009
jiwakelana

Jiwakelana berkata: bersikap jujurlah, karna kejujuran itu bukan kebohongan, hehehe.. Aq yakin temanmu akan memaafkannya, dia cuma butuh waktu menetralisir kmbali.

Abindut:
Iya mas… itu yang saya belum lakukan…
Smoga teman saya mau menghubingi kembali

15 02 2009
kenuzi50

bi,…. jam tiga lebih 20 menit…. numpang tidur ah…..zzzzzz…zzzzz….

Abindut:
Silahkan kang, tapi tempat seadanya ya… Sorri loh akhir-akhir ini saya jarang dirumah…

15 02 2009
ernalilis

zzzzz..zzz….zzzz..zzz..

Abindut:
waduh mbake… dibilang jangan tidur disini..
*Ambil sarung untuk nutupin biar enggak ada yang liat*

16 02 2009
arikaka.com

kalau kita sudah mengakui kebohongan kita dan tak mengulanginya…
itulah hal terindah….

Abindut:
Semoga saya bisa melakukannya..

17 02 2009
Wawan

Ndut loe kenapa ?
Sepertinya yang ini loe belum cerita ke gue deh…
Chear up donk…
seperti endut yang gw kenal dulu, tak pernah bersedih walau badai menghadang…..:)

abindut:
Maaf koh tidak semua hal bisa gw cerita… lagi pula gw enggak mau gangu study loe disana..
Entah kenapa kalau yang ini susah sekali untuk diabaikan, rasa bersalahnya susah sekali hilang..
Gw cuman bisa menikmati rasa ini hingga akhirnya ia pergi untuk sementara waktu, dan bersiap menerimanya saat ia datang untuk bertamu lagi..😀
BTW thanks ya.. atas supportnya..

17 02 2009
kenuzi50

semangat. sore-sore dah.. nyampai rumah… bi, mpek2 sama juice jeruk satu yah…..

Abindut:
Tumben kang… kangen ya..😀
Boleh silahkan empek-empeknya masih hangat kok, tapi jus dibeli dulu ya..🙂

17 02 2009
tanti

Semoga sesuatu yang rusak itu bisa pulih kembali.

Abindut:
Makasih mbak… doannya
Smoga saja beliau mau menghubungi dan bersilaturahmi…

18 02 2009
Upik

Setidaknya Mas Abi sudah berusaha untuk membuka kebohongan itu. Awal yang sangat baik.. Manusia memang tidak lepas dari salah, apalagi kebohongan, coba deh ulas balik, evaluasi, benarkah kita belum pernah berbohong? Sekecil apapun… Yang penting adalah belajar dari pengalaman.. dan mau mengakui kesalahan.. Salut!!

Abindut:
Makasih atas supportnya mbak upic..
Smoga saja saya bisa belajar dari ini semua dan merubah semuannya menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: