AKHIRNYA KANCING ITU TERLEPAS

22 04 2009

Saat-saat yang tak mengenakan itu akhirnya datang juga, mau tidak mau, rela ataupun tidak, aku harus terima kehilangan sebuah kancing yang beberapa waktu terkahir ini menempel erat dalam pakaian kehidupanku. Kancing yang selalu kupertahankan. Setiap kali ia akan terlepas aku berusaha untuk menjahit kembali dengan benang-benang kesetiaan, ketulusan dan kepercayaan. Dengan penuh kesabaran ku cari dan kukumpulkan helai demi helai benang itu dan Tak ada kata menyerah untuk merajut benang-benang itu menjadi sebuah tali kuat yang dapat mengikatnya. Aku tak pedulikan lagi, walaupun untuk mengumpulkannya aku harus mengemis, atupun mengais-ngais, karena dalam benakku hanya ada kata mempertahankan kancing-kancing itu agar tetap berada pada tempatnya.

Tapi kenyataan berkata lain, kancing itu akhirnya terlepas juga dan rasanya begitu sakit, perih, dan sesak. Kombinasi rasa yang belum pernah aku rasakan dan aku bayangkan sebelumnya. Sakitnya melebihi hujaman tombak yang menusuk jantung, perihnya melebihi sembilu yang mengiris hati, dan sesak yang kurasakan melebihi sesak berada diruang hampa. Aku limbung, aku goyah dan akhirnya terpuruk. Kedua kaki ku gontai tak kuat menopang tubuh besarku. Tubuhku lemas seakan tanpa tulang, hanya seogok daging tanpa penyanggah. Jiwakupun pergi meninggalkan raga yang tergeletak lemah tanpa daya, menyesali hilangnya kancing yang selama ini melekat pada pakaianku.

Lama aku terpuruk tak berdaya, menyesali tanpa dapat berbuat apapun. Hingga akhirnya seseorang datang menghampiriku, membuka mata hatiku, menyadarkanku, menyuruhku untuk bangun dari tidur panjangku. Memberikanku semangat agar aku bangkit dari keterpurukan yang telah meninabobokanku. Dia mengingatkan ku, kalau selama ini aku melupakan sesuatu dan ternyata itu merupakan benang yang terpenting agar aku tak terluka.

Ya…. Aku lupa merajut benang keiklasan dan ketawakalan. Aku lupa mengikut sertakan mereka dalam rajutan tali yang kubuat untuk mengikat kancing-kancing itu. Sebuah benang yang lentur, lembut dan kuat. mereka mengikat erat tapi tak menyakitkan, dan membuatnya terasa nyaman, kuat bukan berati tak dapat diputuskan. Bukan pula merekatkan kancing itu untuk selamanya. Tapi dengan kelenturanya mereka akan mengajari dan menjadikan kita siap melepaskan kancing tersebut. Dan dengan kelembutannya mereka akan meredakan rasa sakit, saat kancing-kancing yang lain terlepas.

 

Ya Tuhan… berikan kemudahan bagiku untuk dapat menemukan benang keiklasan dan ketawakalan itu. Agar aku bisa mengayam sebuah tali yang kuat, lentur dan lembut yang akan kugunakan untuk mengikat kancing-kancing pada pakaian kehidupanku dan tidak terasa sakit lagi saat kancing itu harus terlepas kembali suatu saat nanti.


Aksi

Information

18 responses

23 04 2009
mascayo

kadang kehidupan tak semudah yang dbayangkan ya Abi .. hah! sok tau nih ..

Abindut:
Yups… bener banget mas, setuju… mau tidak mau, suka ataupun tidak kita harus tetap menjalaninya…😀

24 04 2009
Hary4n4

Mas ternyata udah temukan kunci rahasia jalani kehidupan. Ya..keikhlasan adalah benang yg paling utama dari hidup dan kehidupan. Cuma utk mendapatkannya memang tidaklah mudah. Dan..Mas Abi sudah melewati tahapan tersebut. Salam.

Abindut:
Kita harus terus mencari formula yang tepat agar benang keiklasan itu bisa tetap kita rajut menjadi untuk kancing-kancing yang lain..

25 04 2009
just 'azzam

jgn pernah menyerah.

Abindut:
Setujuuuuuuuuu🙂

26 04 2009
jumal029

Mas mau nanyani siapa sosok yang di balik kancing itu?.
salam kenal

Abindut:
Sesorang yang begitu berarti buat saya, dari dirinya saya temukan figur seorang kakak, tapi sayangnya saya membuat dirinya terluka…😦

27 04 2009
shofiyah

KAk abi buat shofiy terharu lagi…..

SEMANGAT kak abi..jahitlah kancing itu kembali dengan benag-benang keikhlasan di baju ketakwaan…

Lah kok malah bayangin baju koko..

he he numpang promosi juga ahh dijual gamis beraneka mode dan warna dari ummu isa tapi pembelian bisa lewat shofiyy..buruann sebelum kehabisan..

*di bekep kak abi ^_^*

Abindut:
Tenang vee… enggak aku bekep kok, abis ada kakak ipar, nanti malah aku yang kena jewer…😦
Wah sekarang dagang baju ya, bukan dagang bakso lagi… jangan-jangan di malang bakso enggak laku😀

28 04 2009
upik

Masih ada kancing-kancing yang setia menungu untuk dijahit dengna benang keikhlasan bersama dengan ketakwaan. Semoga Mas Abi bisa mewujudkan asa yang telah terbangun dalam doa.. Semangat Mas..

Abindut:
Yups… Thanks mbak upi..
Smoga saya bisa mewujudkannya

28 04 2009
kenuzi50

jadi bingung, abi tuh tukang somay apa tukang jahit sih….???

Abindut:
Wakakak…
Ekspansi usaha kan boleh kang, terkadang jadi tukang somay, dan kalau lagi suntuk jadi tukang jahit…🙂

28 04 2009
kenuzi50

bi, sorry PRnya belum tak buat…. 2 minggu ini kesehatan lagi ngdrop nih…

Abindut:
Duh kasihan si Akang ini.. mikirin PR kok sampai sakit gitu…😀
Enggak usah di pikirin Kang, PR nya bisa dikerjain kapan aja kok.. tanpa batas waktu pengumpulannya. Lah wong yang lainnya aja belum pada bikin PR, Ria malah minta untuk absen he..he..
Cepet sembuh deh Kang…

29 04 2009
hanif

Berpeganteguhlah pada tali agama Allah dan janganlah kalian bercerai berai. Cuma itu saranku.

Abindut:
Makasih mas hanif sarannya…

29 04 2009
shofiy

Kak abi sibuk kah tak pernah main ke blog shofiy lagi???

*bertanyatanyamodeon*

Abindut:
Loh bukannya cuman kakak ipar yang boleh main…😦
he…he..he.
Sebenarnya sudah beberapa kali main ke sana cuman belum bisa ninggalin jejak nih, Insya Allah deh secepatnya.🙂

29 04 2009
Toto

Cuma tersenyum…^^

Abindut:
Makasih atas senyuman manis ya. BTW itu kok ada cabe di giginya…😛

4 05 2009
Ikkyu_san

kancing dan benang
hebat banget bisa merangkaikannya menjadi suatu renungan untuk kita
TFS

EM

Abindut:
Ah… Mbak imel bisa aja nih
Nyengirkuda.com

4 05 2009
Ria

Sabar dan iklash itu ilmu yang tanpa batas bi…sampai skr aja aku blom ahli disana walaupun setiap waktu belajar…apalagi untuk mempraktekkan ketakwaan…susahnya minta ampun.

Abindut:
Bener banget Ria… tapi biar gimanapun kita harus tetap belajar walau itu hanya sedikit… setidaknya dengan begitu kita bisa menjadi lebih baik…🙂

15 05 2009
Nug

Hm..
Dibalik kesah kehidupan ini (yg bisa jadi terasa berat)..
Aku suka sekali kreativitas imaginatif kancing dan benang ini.
Bagus sekali, sahabatku.

Dan,
Dibalik apapun cerita ini
Aku tau pasti satu hal tentang kehidupan
Yaitu adanya pertemuan = adanya perpisahan.
It is just a matter of time..

Lalu
Dibalik gejolak kehidupan sahabatku ini
Aku juga tau satu hal
Dia, sahabatku yang kuat
Walaupun tak berarti seorang pria boleh sering menangis
Tak ada yang bisa menahan perih luka hati
Dan biarkanlah kepedihan itu mengalir
Redakan sesak di dada
Hingga akhirnya kau temukan benang halus itu
Memberimu kesempatan untuk merajutnya lagi perlahan
Membaut jalinan dan ikatkan kancing baru kehidupan

Abindut:
Setuju mas… pertemuan dan perpisahan adalah satu kesatuan yang utuh dan bisa terpisahkan… hanya dengan rajutan tali keiklasan kita bisa menjalaninya…
Terimakasi atas semangatnya…

17 05 2009
ernalilis

Bi .. kancingnya yang lepas disimpen apa tidak..?
Kalo disimpen mana tak pasangin lagi…
Jelek-jelek.. eh nggak deh manis-manis mbake ini juga bisa masang kancing..

Abindut:
Disimpen kok mbake…
wah asik gratisan kan… ? maklum lagi boke nih…😀

17 05 2009
ernalilis

emang kancing yang lepas berapa sih Bi? masak semuanya? masuk angin ntar…:P

Abindut:
Wakakak… tenang aja mbake…
kalau masuk angin nanti ada si adek yang ngerokin…. hik..hik..hik.😀

17 05 2009
ernalilis

Bi…
Ada nasehat dari seorang sahabat…

Apapun yang terjadi adalah garis kehidupan yang harus kita lalui..
Kegagalan (termasuk mempertahankan kancing) bukan suatu kesalahan.. bukan suatu kebodohan. Ada hal-hal yang tidak bisa kita pelajari kalo kita tidak mengalami kegagalan kan?

Buat sahabatku makasih banyak atas kata-kata mutiramu yang telah bangkitkan aku di keterpurukanku

Abindut:
Bolak-balik daftar hadir…
Sepertinya aku kenal deh sahabatnya mbake itu….
coba kuliat dulu….
Wah iya kenal-kenal….😀

12 11 2010
roy

akan tiba saatnya kita mininggalkan sesuatu yang kita cintai,,,,,,
bukan karena kita sudah tidak mencintai,dan perduli lagi padanya,,,tapi mungkia dia akan lebih bahagia bila kita melepasnya……….

thank’s

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: